Sabtu, 09 Mei 2020

LAPORAN HASIL DATA KUISIONER EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DARING PESERTA DIDIK

LAPORAN HASIL DATA KUISIONER
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DARING PESERTA DIDIK
Diajukan untuk memenuhi tugas Mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
Dosen Pengampu : Ibu Hana Lestari M. Pd






Disusun Oleh:
Neneng Wahidatul Asna
1920.04.011

 FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM SAHID BOGOR







KATA PENGANTAR

Puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat allah subhanahu wata'ala yang telah memberikan kita banyak nikmat diantaranya nikmat iman, islam, dan nikmat sehat walafiat sehingga kami  bisa menyelesaikan tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen yang diampu oleh Ibu Hana Lestari M. Pd mengenai
" efektifitas pembelajaran daring peserta didik " dengan sebaik baiknya.
Shalawat dan salam semoga tercurah limpah kepada junjungan kita yakni nabi besar Muhammad salallahu alaihi wassalam yang semoga kita mendapat syafaatnya fiddunya wal akhirat. Aamiin.
Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dan berkontiribusi dalam pembuatan makalah ini.
Tidak terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan dalam makalah ini seperi penggunaan bahasa, susunan kalimat dan tata bahasanya, maka dari itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik pembaca yang membangun agar penulis dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat dan memberikan insfirasi kepada pembaca.

Bogor,7 Mei 2020


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Peranan teknologi terkhusus dalam pendidikan memiliki peranan tersendiri yakni membantu kegiatan proses belajar mengajar apalagi di saat pandemi seperti ini sehingga pembelajaran yang dilakukan melalui media cetak (televisi) yang dipersiapkan dan dianjurkan oleh pemerintah hal tersebut menjadi solusi yang tepat pada kondisi saat ini. Terlebih diera digital pendidikan dituntut untuk menerapkan dan memanfaatkan alat-alat teknologi yang ada sehingga diharapkan dengan penerapan teknologi  ini dapat mempermudah dan mempercepat suatu kegiatan atau pekerjaan sekaligus mampu meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan bahkan penerapan teknologi dalam pendidikan mampu  mempersiapkan peserta didik agar siap bersaing di era yang serba digital ini.  Tetapi masih ada beberapa kendala dalam pelaksaan sistem pembelajaran daring ini.

Maka dari itu saya membuat kuisioner yang kemudian diberikan kepada 20 peserta didik yang digunakan sebagai bahan pertimbangan mengenai efektifititas pembelajaran daring. Kemudian hasil analisis tersebut dituangkan kedalam sebuah makalah yang mudah-mudah dapat bermanfaat dan dapat pula menjadi bahan pertimbangan bagi semua pihak.

B. Rumusan Masalah
  1. Apakah pembelajaran daring sudah efektif?
  2. Apakah peserta didik sudah termotivasi untuk mengikuti pembelajaran daring?
  3. Apakah materi pembelajaran yang diberikan sudah sesuai standart?

C. Tujuan Masalah
  1. Guna mengetahui efektifitas pembelajaran daring
  2. Guna mengetahui motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daring
  3. Untuk mengetahui apakah materi pembelajaran yang diberikan sudah sesuai standar.

D. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan yaitu penyebaran kuisoner melalui media whats app chat secara pribadi oleh pihak pembuat kuisioner kepada pihak peserta didik (responden).
Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang dikirim kepada responden baik secara Iangsung maupun tidak Iangsung. Kuesioner atau angket secara umum dapat berbentuk pertanyaan atau pernyataan yang dapat dijawab sesuai bentuk angket. Pada penelitian kali ini saya menggunakan angket tertutup yakni cara menjawabnya cukup dengan membubuhkan check list (√) pada kolom pertanyaan yang tersedia.

E. Waktu Penyebaran Kuisioner
Waktu :  Senin, 5 mei 2020  

F. Peserta/ Responden
Peserta atau responden dalam kegiatan pengisian kuisioner hanya terkhusus pada peserta didik yang sedang menjalani pembelajaran daring.

G. Sistematika Singkat Kuisioner
kuisoner dibagikan kepada peserta didik melalui media sosial yakni whats app, yang dikirim secara pribadi oleh pembuat kuisioner kepada peserta didik.

BAB II
PEMBAHASAN

1. Efektifitas Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung tetapi pembelajaran dilakukan menggunakan platform atau media pembelajaran online yang tersedia.

Efektivitas pembelajaran daring merupakan faktor yang sangat penting dalam pelajaran karena menentukan tingkat keberhasilan suatu model pembelajaran yang digunakan. Menurut Nana Sudjana (1990:50) efektivitas dapat diartikan sebagai tindakan keberhasilan siswa untuk mencapai tujuan tertentu yang dapat membawa hasil belajar secara maksimal.

Efektivitas berarti berusaha untuk dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, sesuai pula dengan rencana, baik dalam penggunaan data, sarana, maupun waktunya atau berusahan melalui aktivitas tertentu baik secara fisik maupun non fisik untuk memperoleh hasil yang maksimal baik secara kuantitatif maupun kualitatif (Said, 1981:83).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) definisi efektivitas adalah sesuatu yang memiliki pengaruh atau akibat yang ditimbulkan, manjur, membawa hasil dan merupakan keberhasilan dari suatu usaha atau tindakan, dalam hal ini efektivitas dapat dilihat dari tercapai tidaknya tujuan instruksional khusus yang telah dicanangkan. Metode pembelajaran dikatakan efektif jika tujuan instruksional khusus yang dicanangkan lebih banyak tercapai.

2. Ciri-ciri Efektifitas Pembelajaran

Menurut Harry Firman (1987) keefektifan program pembelajaran ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Berhasil menghantarkan siswa mencapai tujuan-tujuan instruksional yang telah ditetapkan.
  2. Memberikan pengalaman belajar yang atraktif, melibatkan siswa secara aktif sehingga menunjang pencapaian tujuan instruksional.
  3. Memiliki sarana-sarana yang menunjang proses belajar mengajar.

Berdasarkan ciri-ciri efektifitas program pembelajaran yang sudah disebutkan, keberhasilan atau efektifitas pembelajaran tidak hanya dilihat dari segi prestasi belajar pada siswa, melainkan harus pula ditinjau ditinjau dari segi proses pembelajaran serta sarana dan prasarana yang menunjangpun harus selalu diperhatikan.

BAB III
ANALISIS DATA

A. Efektifitas Pembelajaran Daring
Pada soal ini menanyakan efektifitas pembelajaran daring pada peserta didik, berikut adalah datanya.
Gambar 1.2 mengenai efektifitas pembelajaran daring




Dari 20 respons/tanggapan dari peserta didik efektifitas pembelajaran hanya 15%, masih jauh dari angka harapan, 85% menjawab bahwasannya masih belum efektif pembelajaran tersebut mengapa demikian. Ternyata masih ada beberapa hambatan serta kendala yang membuat efektifitas dari pembelajaran daring ini masih rendah dikarenakan:
  1. Jaringan / signal yang kurang baik
  2. Kuota yang tidak memadai
  3. Sulit memahami materi pembelajaran
  4. Android yang kurang canggih.
  5. Pembatasan waktu pengerjaan tugas
  6. Kurangnya daya dukung orangtua dan guru.
  7. Ajang pembebanan tugas yang berlebih sehingga peserta didik merasa tertekan
  8. Kurangnya pengetahuan peserta didik mengenai teknologi

B. Motivasi Mengikuti Pembelajaran Daring

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapai (Sardiman, 1986: 75). Pada soal ini menanyakan mengenai motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daring, berikut adalah datanya.
Gambar 1.3 mengenai motivasi pembelajaran daring



Motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daring masih minim yakni 35%, 65% nya tidak termotivasi untuk mengikuti pembelajaran daring ini, alasannya banyak dari mereka jenuh, bosan karena pada awalnya mereka berpikir sekolah adalah tempat belajar dan rumah adalah tempat berkumpul serta bermain bersama keluarga sehingga mereka sudah terbiasa dengan hal tersebut sehingga membuat mereka enggan untuk mengikuti pembelajaran nya. Sesuai dengan data hasil kuisioner yang saya dapat bahwa mereka lebih memilih pembelajaran yang dilakukan disekolah.
Gambar 1.4 memilih belajar dirumah atau disekolah




95% peserta didik menginginkan pembelajaran seperti biasa disekolah hal tersebut angka yang cukup besar, ini adalah bukti bahwa peserta didik sangat rindu belajar disekolah, bertemu dan bercanda dengan teman sebaya, serta rindu pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka langsung bersama guru. Tidak hanya itu penyampaian materi dan tugas lebih jelas dan efektif tidak tergantung kepada jaringan yang terkadang bermasalah.

C. Materi Pembelajaran Daring

Materi Pembelajaran daring (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Pada soal  ini menanyakan perihal materi pembelajaran yang disampaikan pada pembelajaran daring, berikut merupakan datanya.
Gambar 1.5 materi pembelajaran




Materi pembelajaran yang disampaikan dan diberikan oleh pengajar khususnya masih kurang yakni tidak semua pembelajaran tersampaikan dengan baik. Materi pembelajaran yang diberikan seperti ilmu pengetahuan yang disampaikan, pembelajaran keterampilan serta contoh sikap baikpun sudah disampaikan dan ditayangkan pada pembelajaran, 80% adalah angka yang cukup tinggi. Tetapi ada beberapa materi pembelajaran yang diberikan tetapi tidak mendapatkan penjelesan secara terperinci hal itu membuat peserta didik merasa kesulitan untuk memahami pembelajaran yang diberikan sehingga mereka membutuhkan waktu yang lama untuk itu. Solusi terbaik untuk masalah ini adalah adanya kerjasama serta terjalin komunikasi yang baik antara tenaga pendidik dengan peserta didik.
Tetapi selain dari itu 20% sudah dapat tersampaikan dan dapat dipahami oleh peserta didik dengan baik hal ini diharapkan untuk kedepannya lebih baik lagi.



BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
  • Efektifitas Pembelajaran Daring

Efektifitas Pembelajaran Daring masih sangat rendah yakni 85% belum efektif dan 15% mengatakan sudah, hal ini harus menjadi perhatian yang tinggi agar pembelajaran daring ini menjadi lebih efektif
  • Motivasi pembelajaran daring

Motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daringpun masih sangat rendah yakni 65% tidak termotivasi dan 35% lainnya termotivasi.
  • Materi pembelajaran

Materi pembelajaran yang diberikan masih belum maksimal 20% sudah maksimal dan 85% tidak semua pembelajaran mendapatkan materi pembelajaran secara utuh dan maksimal.

B. Saran

Berikut saran serta tips agar pembelajaran daring tetap berjalan efektif dan have fun bagi peserya didik.
  1. Sukai materi pembelajarannya
  2. Pahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru ataupun video pembelajaran
  3. Dibawa santai jangan tegang
  4. Jangan lupa siapkan cemilan, sebagai temanmu untuk belajar hehe perut kenyang pikiran tenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar